
” MANAGING THE SALES PROCESS ” @ HOTEL MULIA 2009

” MANAGING THE SALES PROCESS ” @ HOTEL MULIA 2009
Public Speaking & Business Presentation
CARA UNTUK BERLATIH PRESENTASI
Semakin baik Anda berlatih, semakin percaya diri Anda saat tampil. Semakin baik Anda berlatih, semakin kecil kemungkinan Anda merasa gugup. Semakin baik Anda berlatih, ceramah Anda akan semakin lancar! Jika Anda sambil lalu saja dalam berlatih, penampilan Anda tidak akan sempurna.
Merekam presentasi Anda dengan audiotape, putarlah kembali untuk mengetahui timing Anda, tingkat suara Anda, pemilihan kata Anda, dan tingkat antusiasme Anda. Kemudian buatlah revisi dan berlatihan kembali. Dalam waktu singkat Anda akan melihat perbaikan dalam presentasi Anda.
Saat berlatih, jangan lupa bahwa timing sangat penting. Jika Anda diminta untuk berbicara selama 30 menit dan ceramah Anda sudah habis setelah 20 menit, para hadirin dan panitia mungkin merasa ditipu. Mereka mungkin bertanya, “Apakah Anda kehabisan bahan?” Sebaliknya, jika Anda berbicara lebih dari 30 menti, orang-orang yang sama mungkin bisa merasa jengkel.
Bila Anda merekam latihan Anda, Anda akan lebih bisa memperkirakan timing presentasi Anda. Berlatihlah memotong dan mengubah materi Anda dap menyesuaikan catatan-catatan Anda agar terkesan fleksibel. Ini akan membantu Anda mempersiapkan diri, jika Anda kehabisan waktu.
Para presenter berlatih sambil berdiri. Jika Anda melakukannya, Anda akan merasakan peningkatan energi Anda, dan demikian juga halnya semangat Anda. Berdiri juga memungkinkan Anda untuk mempraktekkan gerakan – gerakan Anda dari panggung ke proyektor, atau dari flipchart ke para hadirin.
Antisipasi bagian-bagian yang mungkin merangsang pertanyaan-pertanyaan dari para hadirin, dan buatlah daftar berbagai pertanyaan atau tantangan yang mungkin mereka ajukan. Mempersiapkan jawaban atas_pertanyaan-pertanyaan ini akan menunjukkan bahwa pengetahuan Anda sangat luas. Habiskan sebagian besar waktu Anda berlatih pada bagian pembukaan, pokok –pokok bahasan, transisi dan bagian penutup.
Presentasi atau Ceramah yang dihafalkan seringkali terkesan “rekaman”, tetapi mengingat-ingat –catatan KATA-KATA KUNCI Anda merupakan ide yang baik sekali. Jangan menghafalkan seluruh ceramah Anda, dan JANGAN SEKALI-KALI, JANGAN PERNAH membaca pidato Anda. Mencoba menghafalkan materi membuat Anda menjadi budak ingatan Anda, dan materilah yang mengendalikan Anda. Presentasi semacam ini tidak kedengaran seperti tidak alamiah. lnfleksi suara normal Anda berubah dan menurun menjadi monoton, dan ekspresi dan emosi Anda hilang.
Semakin banyak waktu yang Anda habiskan dalam praktik dan latihan, akan semakin alami dan spontan presentasi Anda , sebaliknya semakin banyak teori tanpa praktek justru akan meningkatkan rasa takut Anda. Jika Anda membutuhkan pelatih , maka sangat disarankan untuk memilih tim pelatih yang berorientasi praktek dan bukan sekedar teori yang menghabiskan durasi pelatihan.
Spontanitas merupakan atribut yang sangat baik bagi, seorang pembicara dan rahasianya adalah latihan… Anda harus berlatih untuk :
NAIK DAN TURUN PANGGUNG
Anda tidak dapat memulai presentasi Anda sampai Anda merasa tenang di depan para hadirin. Dan kadang-kadang itu, tidak semudah yang kita bayangkan. Sebelum Anda mulai, perhatikan penempatan kursi-kursinya, dan tentukan di mana Anda akan naik dan turun panggung. Anda tidak ingin kelihatan bingung sebelum, ‘Anda mengutarakan kata-kata pertama Anda.
Ketika Anda diperkenalkan kepada hadirin dan Anda maju menuju panggung, bergeraklah dengan langkah-langkah cepat, energi dan postur tubuh yang baik. Tetapi jangan berlari Anda dapat kedengaran kehabisan nafas dan terengah-engah ketika akhirnya Anda sampai ke mikrofon. Sesuaikan mikrofonnya, tersenyum dan sapu para hadirin dengan tatapan mata Anda.
Mintalah pembawa acara untuk tidak meninggalkan panggung sampai Anda tiba. Anda tidak ingin tiba di panggung yang kosong. Begitu Anda sampai ke pembawa acara, Anda harus segera berjabat tangan dengannya dan menyambutnya dan siapa saja yang ada di atas panggung. Sekarang Anda siap memulai presentasi Anda!
Ketika Anda telah menyimpulkan ceramah Anda, sambutlah tepuk tangan para hadirin dengan ramah. Para hadirin ingin bertepuk tangan untuk menyambut usaha Anda, oleh karena itu Anda akui dan terimalah tepuk tangan mereka. Ketika pembawa acara atau orang lain yang telah dipilih sebelumnya mengambil alih kendali podium, Anda dapat berjalan cepat meninggalkan panggung.
… bersambung …
Public Speaking & Business Presentation
Jika Anda pernah diminta untuk menyampaikan ceramah dan waktu Anda hanya beberapa menit saja untuk mengumpulkan pikiran – pikiran Anda, jawablah kelima pertanyaan ini :
FOKUS PADA TUJUAN PEMBICARAAN DAN PRESENTASI
Urutan pertama yang harus Anda lakukan adalah terfokus pada upaya untuk mengenali para hadirin sehingga Anda dapat memahami kebutuhan – kebutuhan mereka dan informasi yang ingin mereka cari. Bagaimana Anda melakukannya? Pertama, hubungi orang yang meminta Anda untuk berbicara. Ajukan pertanyaan sebanyak mungkin tentang kelompok yang menjadi target Anda. Informasi dan hasil-hasil apa yang mereka cari dalam presentasi Anda?
Kemudian carilah bahan – bahan pendukung tentang para hadirin. Beberapa sumber yang baik adalah surat berkala, brosur, laporan tahunan, surat kabar bisnis dan internet. Berikan waktu untuk menemui secara random dan dapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan topik .Ini merupakan persiapan yang paling baik untuk membuat para hadirin dan Anda terlibat bahkan sebelum presentasi Anda di mulai.
Meskipun kami mendorong Anda untuk berbicara kapan saja memungkinkan, jika Anda diminta untuk berbicara tentang suatu topik yang tidak Anda ketahui dengan baik, kami menyarankan agar Anda menolak tawaran tersebut, sampai Anda mengetahui bahan program Anda secara menyeluruh.
CEK LIST PARA HADIRIN:
MENYUSUN MATERI SECARA SISTEMATIS
Ada tiga unsur utama yang digunakan untuk mengatur dan menyajikan ceramah Anda – PEMBUKAAN (juga disebut penarik perhatian), TUBUH (pokok-pokok bahasan), dan PENUTUP (rangkuman pokok-pokok bahasan).
Bagian Pembukaan – Tarik Perhatian Mereka
Bagian permulaan presentasi Anda merupakan tempat untuk menarik perhatian hadirin. Bagian ini ibarat makanan penyedap sebelum masuk ke makanan inti. Bagian pembukaan ceramah Anda berisi sambutan terhadap hadirin dan mengingatkan mereka bahwa pokok-pokok penting akan segera datang. Bagian pembukaan penting sekali karena pada bagian permulaan ceramah Anda inilah para hadirin memutuskan apakah mereka ingin mendengarkan atau membiarkan perhatian mereka terbawa arus entah ke mana.
Bagian permulaan adalah titik di mana Anda akan bisa membangkitkan perhatian para hadirin atau justru mematikannya. Menit pertama presentasi Anda akan meyakinkan para pendengar Anda bahwa menit-menit selanjutnya akan memiliki arti penting bagi waktu dan perhatian mereka. Oleh karena itu, Anda ingin segera membangun jembatan tersebut dengan para hadirin Anda.
Ketika Anda mulai bicara, menyampaikan terima kasih secara singkat kepada orang yang memperkenalkan Anda merupakan perilaku yang baik. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menarik perhatian para hadirin. Anda dapat mengagetkan, menyentak, dan membangunkan mereka tepat pads saat permulaan. Berikut beberapa bagian permulaan yang sangat baik:
Pembukaan harus mengarahkan para hadirin langsung pada inti pokok presentasi Anda dengan cara yang kreatif dan membangkitkan minat. Penghubung antara pernyataan pembukaan dengan bagian inti ceramah Anda dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada para hadirin kemana Anda akan membawa mereka selanjutnya. Selama harapan mereka. Buatlah perjalanan (presentasi) tersebut sebagai sebuah petualangan.
Tubuh – Tujuan Utama : (isi) materi & presentasi Anda
Bagian ceramah ini harus mencakup sembilan puluh persen presentasi Anda. Menu Menuliskan tubuh ceramah Anda dapat dilakukan secara langsung. Pertama Anda perlu menyusun hal-hal penting yang ingin Anda kupas dalam presentasi Anda.
Setelah menentukan soal-soal penting yang ingin Anda, bahas, tambahkan cerita atau ilustrasi untuk underscore masing4 masing soal penting. Struktur tubuh (isi) ceramah Anda akan’ mengikuti rumusan ini. Jelaskan, kemudian berilah contoh, ceritakan sebuah cerita atau tunjukkan ilustrasi.
Anda tidak dapat hanya melemparkan soal-soal penting, satu per satu, kepada para hadirin. Masing-masing soal penting harus memiliki transisi untuk membantu hadirin menjembatani dari satu soal penting ke soal penting selanjutnya. Jika tidak, soil-soal penting Anda tidak akan ada kaitannya dan para hadirin akan bingung.
Inilah contoh transisi : “kita telah membahas (soal 1) dan pembahasan itu mengantarkan kits pada ” atau “sekarang kita akan mengikuti soal itu dengan (soal 2).” Transisi sangat penting, bagi kelancaran presentasi.Transisi membantu para hadirin untuk mengikuti jalannya program Anda. Transisi bahkan membantu lebih banyak jika soal-soal penting Anda disajikan dalam urutan yang logis. Misalnya, soal-soal penting Anda bisa disajikan secara kronologis, sebagai berikut: “Enam puluh lima tahun yang lalu….” (masa lalu), diikuti dengan, “Sekarang kita terlibat dalam perang yang sengit…” (masa sekarang), diakhiri dengan, “…bahwa bangsa ini, di bawah lindungan Tuhan, akan melahirkan kebebasan baru (masa yang akan datang).
Anda dapat menyusun soal-soal penting Anda dengan menekankan hubungan geografisnya, atau urutan logisnya, sebagai daftar persoalan dengan solusinya, atau bahkan tantangan-tantangan dan tindakan-tindakan yang harus diambil. Urutan apa pun bisa diterima, sepanjang membantu para hadirin untuk mengikuti jalannya program Anda. Anda harus menjawab keempat pertanyaan ini. Inilah yang dipikirkan oleh para hadirin :
Humor bisa menina-bobokkan para hadirin dan membantu membangun hubungan langsung dengan mereka. Humor memungkinkan para hadirin merasa seperti mereka berada di sana untuk menikmati diri sendiri. Ketika para hadirin menikmati pidato, mereka lebih mudah untuk mengingatnya, belajar darinya, dan termotivasi olehnya. Humor dapat digunakan secara efektif, meskipun topik Anda serius atau bersifat teknis. Humor dapat membuat para hadirin santai ketika ketegangan terbangun atau ketika pembicaraan yang bersifat teknis terasa berat atau menjemukan. Ingat bahwa humor harus selalu berhubungan dengan isi ceramah Anda.
Cerita-cerita yang bersifat mencela diri sendiri tentang kesalahan-kesalahan yang telah saya buat seringkali disambut gelak tawa para hadirin. Humor yang sedikit mencela diri sendiri memungkinkan para hadirin melihat Anda sebagai salah satu dari mereka bukannya sebagai seseorang yang sempurna yang tidak mungkin dapat berhubungan dengan mereka atau persoalan-persoalan yang mereka hadapi.
Humor Anda hares otentik. Saya menganjurkan agar Anda menyimpan jurnal cerita-cerita Anda sendiri dan kejadian-kejadian lucu yang dapat Anda jadikan rujukan di masa yang akan datang. Personalisasikan cerita-cerita tersebut dan adaptasikan dengan peristiwa tersebut.
Cerita merupakan cara sangat baik untuk menyampaikan humor kepada para hadirin. Cerita harus memiliki irama dan harus mengalir. Cerita harus singkat dan tidak terlalu berat. Cerita membangun ketegangan, dan kemudian melepaskan ketegangan. Tetapi ingat, cerita Anda, seperti semua perkataan humor Anda, harus memiliki relevansi dan berhubungan erat dengan pesan Anda. Cerita-cerita yang benar dapat mendorong para hadirin untuk bertindak. Anda dapat menyentuh hati mereka. Cerita-cerita yang terbaik adalah cerita Anda sendiri dan itu memberikan kesempatan kepada para hadirin untuk mengenal siapa Anda.
Apa pun bentuknya, humor harus memiliki bagian pokok yang jelas. Dan pastikan memberikan kesempatan untuk tertawa. Cerita, gambar kata, dan penyingkapan diri semuanya dapat mengantarkan berbagai hal penting. Semuanya dapat membuat para hadirin merasa mesra dengan Anda dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berhubungan dengan Anda sebagai manusia yang lain.
Satu hal penting yang terakhir – setiap humor yang diberikan dari podium harus sesuai dan bagaimanapun juga tidal boleh bersifat menyerang para hadirin dan bersih dari unsur SARAP : Suku-Agama-Ras-Antar Golongan-Politik-Pornografi. Jika lelucon Anda terlalu panjang, para hadirin akan kehilangan minat. Akhirnya, lelucon harus merupakan cerita lucu yang belumpernah mereka dengar sebelumnya.
Anda harus benar-benar waspada jika Anda memilih untuk membidik seseorang di antara para hadirin dengan humor. Saya telah melihat saat – saat ketika humor digunakan seperti ini, dan itu penuh dengan kelucuan. Tetapi saya juga pernah melihat humor menimbulkan dampak yang berbahaya, menyebabkan kemarahan dan penghinaan. Satu perkataan yang sambrono dapat membuat seluruh hadirin berubah memusuhi Anda.
Pastikan untuk mengulas materi Anda ! Begitu Anda telah menulis tubuh (bagian inti) pidato Anda, periksa apa yang telah Anda buat. Apakah gagasan-gagasan Anda mengalir dengan mudah dari satu hal penting ke hal penting lainnya? Apakah cerita – cerita dan ilustrasi-ilustrasi tersebut memiliki hubungan yang tepat dengan hal-hal penting tersebut? Begitu Anda telah menuliskan bagian intinya, tibalah saatnya untuk mulai menulis bagian penutup. Bukan bagian pembuka, karena akan ditulis setelah bagian penutup.
Bagian Penutup – Bagian Akhir – Bagian Kesimpulan
Pernahkah Anda mendengar seorang pembicara mengakhiri ceramah…dan para hadirin tidak tahu bahwa ceramahnya telah berakhir? Pembicara hanya berdiri di sans, mengantisipasi applause, dan akhirnya para hadirin tepuk tangan. Itulah cara yang baik untuk kehilangan power atau bagian inti yang mungkin telah dialami oleh ceramah.
Bagian penutup Anda merupakan hal terakhir yang akan didengar oleh para hadirin dan sangat mungkin merupakan hal yang paling mudah untuk mereka ingat. Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang sangat penting semacam ini untuk membuat kesan baik yang berlangsung lama pada para hadirin.
Tutuplah pidato Anda dengan kesimpulan yang meyakinkan. Ikat semua hal penting Anda bersama, rangkumlah apa yang telah Anda ucapkan, buatlah daya tarik, panggilan untuk bertindak, atau tantangan. Ingat bahwa Anda harus bersikap menghibur dan positif. Buat perkataan penutup terdengar seperti kalimat penutup yang pasti.
Jika Anda mengakhiri pembicaraan atau presentasi Anda dengan kesimpulan atau solusi, pastikan bahwa Anda telah membatasi masalah atau persoalan tersebut dengan tepat. Jika Anda mengakhiri ceramah Anda dengan panggilan untuk bertindak, para hadirin harus yakin bahwa ada suatu kebutuhan atau alasan untuk merespons.
Dan ingat – jangan sekali-kali, jangan pernah memasukkan gagasan baru ke dalam bagian penutup. Struktur kesimpulan penutup yang baik adalah seperti anak tangga lingkar – ia membawa Anda kembali ke bagian permulaan, tetapi pada tingkat yang lebih tinggi.
Gunakan kesimpulan Anda agar para hadirin mengajukan pesanan, rangkumlah point-point utama Anda, dan tinggalkan para hadirin terpesona. Jika Anda menyediakan segmen tanya – jawab setelah pembicaraan atau presentasi, persiapkan bagian penutup kedua sehingga para hadirin tahu bahwa “sesungguhnya acara benar-benar telah berakhir. Mengakhiri presentasi menurut jadwal yang ditentukan merupakan perilaku yang baik menurut hadirin, dihargai oleh ketua panitia, dan dianggap sebagai standar profesional.
… bersambung …
Public Speaking & Business Presentation
GANTIKAN PERASAAN TAKUT DENGAN SOLUSI
Mulut Kering
Minumlah air hangat-hangat kuku (minuman dingin mengganggu tenggorokan). Hindari minum produk susu atau kafein.
Suara gemetar dan lemah
Aturlah dan tenangkan diri Anda melalui pengaturan nafas yang teratur.
Berkeringat
Gunakan obat anti keringat pada garis tumbuhnya rambut sebelum presentasi. Olesi garis tumbuhnya rambut dengan bedak tembus cahaya. Bawalah sapu tangan.
Tangan Gemetaran
Gunakan gerakan – gerakan tubuh menyamping yang luas. Pastikan Anda segera memerintahkan tubuh untuk
menjadi lebih relax dan gerakan tangan Anda secara perlahan mengikuti isi pesan .
Jantung Berdetak Kencang
Ambil nafas dalam perlahan – lahan. Ingat bahwa tidak ada seorang pun yang mendengarkan. Anggaplah itu sebagai
energi dan semangat Anda yang tidak ada batasnya.
Pikiran Kosong
Taruh catatan Anda dalam bentuk garis besar di atas Meja atau Podium. Gunakan ukuran huruf yang besar agar
mudah dibaca. Jika pikiran kosong terjadi, katakan kepada para hadirin “Sekarang ijinkan saya membuat ulasan” –
hal ini akan memberi Anda waktu untuk pulih kembali.
Kelihatan Gugup
Ingat bahwa perasaan takut Anda tidak kelihatan, khususnya ketika Anda melihat dengan wajah ramah kepada para
hadirin dan tersenyumlah.
Berbagai hal lain yang dapat Anda lakukan untuk memastikan kesuksesan presentasi Anda mencakup:
Tujuan Presentasi :
Ceramah atau Presentasi dapat merupakan sarana untuk mencerahkan, menghibur, menginformasikan, mengilhami, memotivasi, dan membujuk. Ceramah bisa memotivasi bahkan menantang orang – orang untuk bertindak, membawa orang-orang dengan berbagai macam kepentingan pada kepentingan bersama. Ceramah atau Presentasi bisa bersifat formal ataupun informal.
Presentasi Dadakan
Pernahkah Anda diminta untuk menyampaikan beberapa kata kepada sekelompok orang di tempat itu juga, tanpa persiapan, catatan atau latihan apapun ? “Oops! Saya tak berdaya sekarang dan kepanikan menguasai diri saya.” Itulah yang disebut ceramah dadakan. Bagian terbaik tentang ceramah diadakan adalah bahwa Anda tidak harus menghabiskan banyak waktu untuk merasa takut !
Jika Anda diminta untuk berbicara dan Anda tidak punya waktu untuk mempersiapkan diri, jangan panik. Ikuti saja kelima langkah penting ini setelah itu Anda menarik nafas dalam – dalam agar tampil secara alami dan instan :
Percaya atau tidak, Anda benar – benar dapat mempraktekkan presentasi dadakan. Satu metode yang efektif adalah mengambil pokok bahasan (apa saja dari hal-hal sepele yang tidak signifikan hingga masalah – masalah yang penting), berikan waktu 30 detik bagi diri Anda untuk merencanakan kelima langkah yang baru saja diuraikan di atas.
… bersambung …
Public Speaking & Business Presentation
BERANI MENGAMBIL RESIKO
Mengapa mengambil resiko? Bagaimanapun juga, jika Anda tidak pernah mengambil resiko, Anda tidak akan pernah mengalami perubahan dan pertumbuhan. Segala sesuatu dalam kehidupan melibatkan jenis belajar berenang, mengendarai sepeda, atau mengendarai mobil.
Bagaimanapun juga…Anda bisa tenggelam…jatuh atau tabrakan…!
Resiko lain yang dapat Anda ambil adalah memberikan kesempatan bagi Anda untuk mudah diserang ketika Anda berdiri dan berbicara di depan para hadirin. Tidaklah mengherankan bila orang-orang merasa takut berbicara di depan umum! Namun, Anda seharusnya mengambil setiap resiko dan hanya resiko-resiko yang dalam hal tertentu memberikan manfaat bagi Anda. Untuk menentukan apakah resiko perlu diambil atau tidak, bertanyalah pada diri sendiri dengan ketiga pertanyaan ini :
Belajar menjadi pembicara yang efektif sangat mirip dengan belajar berenang. Anda dapat membaca dan menelaah,seperti yang sedang dilakukan saat ini, tetapi sesungguhnya itu hanya baru sebatas “ MENGENAL ” . Anda membutuhkan pelatih yang kredibel jika Anda memutuskan untuk menjadi seorang pembicara yang baik…dan MEMUTUSKAN untuk BERTINDAK akan berbeda dengan MENCOBA yang berkonotasi negatif.
Berikut ini adalah penggambarannya :
Bila Anda belajar berenang, kata-kata tidak cukup untuk menerangkan sensasi arus air yang berlawanan dengan tubuh Anda ketika Anda pertama kali masuk dalam air, atau pengalaman terapung ketika Anda mengangkat kedua kaki Anda dari dasar kolam. Usaha selalu menyertai setiap gerakan Anda – khususnya ketika gelombang besar menghantam wajah Anda. Dengan sedikit kesabaran dan praktik, semua sensasi ini menjadi sifat kedua, dan disanalah Anda berada – berenang!
Dengan cara yang sama, kata – kata tidak dapat menerangkan sensasi berdiri di depan para hadirin yang sedang bereaksi terhadap kata – kata Anda. Semua mata yang penuh dengan harapan sedang menatap ke arah Anda. Saat Anda mulai merasa bahwa Anda dapat mengendalikan ruangan, Anda mulai mengalami kekuatan panggung. Kemudian Anda dapat merasa rileks, dan mulai merasa spontan dan mampu merespons para hadirin.
Pengendalian rasa takut yang menjelma menjadi kegugupan harus Anda lampaui dalam pengendalian pola pikir Anda terlebih dahulu dengan melakukan self talk melalui mengucapkan dan menguatkan beberapa kata ini :
Hal penting yang harus diingat adalah bahwa para hadirin tidak mengharapkan kesempurnaan. Sebagian besar mereka tidak pernah tampil dan menjadi presenter. Para hadirin hanya Informasi yang mempengaruhi mereka dan yang diarahkan kepada mereka. Beri mereka masalah utama dengan fakta-fakta yang mendukungnya. Bawalah informasi kepada mereka dengan penuh semangat dan kontak mata. Mereka ingin pergi dan merasa telah “mendapatkan” sesuatu. Sebagian besar yang ingin mereka ketahui telah Anda perhatikan.
Sadarilah bahwa untuk mempraktekkan kecakapan berbicara Anda tidak dituntut berbicara di depan para hadirin atau di atas panggung. Anda berbicara kepada orang lain setiap hari dalam hidup Anda, dan Anda biasanya mencoba untuk menyampaikan informasi tertentu atau menyampaikan hal yang Anda anggap penting. Itulah public speaking !
Obat paling manjur untuk perasaan gugup sebelum ceramah adalah mempersiapkan diri sebelumnya-tiba lebih awal, periksa ruangan dan bekal Anda, periksa catatan Anda dan melihat di mana Anda akan berdiri, di mana para hadirin berada, dan menggambarkan dalam hati bagaimana Anda akan mendekati podium – semua hal ini akan membuat Anda merasa siap. Dengan perasaan siap, Anda akan bisa memanfaatkan resep jitu yang dijadikan andalan oleh para pembicara profesional yang telah berpengalaman. “SAYA BERKOMITMEN UNTUK SIAP SEPENUHNYA”…show must go on.
… bersambung …
Public Speaking & Business Presentation
Pada saat presentasi seringkali dihinggapi dengan hilangnya rasa kepercayaan diri dan salah satu penyebabnya adalah TAKUT . Takut ditolak oleh audiens, takut blank, dan takut tidak dapat menjawab pertanyaan audiens. Kabar Baik yang kami sampaikan adalah bahwa rasa takut, grogi, tidaklah sepenuhnya negative, hal-hal tersebutlah yang justru bisa menjadi pemicu untuk menjadi lebih baik. Dan Anda pasti telah memperhatikan dan memaklumi bahwa seseorang yang mampu berbicara dengan baik di hadapan public maka kesuksesan akan lebih terbuka baginya , pengaruhnya dalam berbicara akan membawanya ke tempat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki keahlian khsus untuk menyampaikan pemikirannya, ide-idenya, opininya, melalui berbicara dan presentasi, walaupun orang tersebut sangat ahli dalam bidang kerjanya . Oleh karena itulah maka kami sajikan artikel yang dapat membantu Anda menjadi termotivasi untuk berbicara dalam kesempatan apapun dengan tehnik yang tepat.
Selamat membaca dan Salam Sukses,

TAKUT TERASA SANGAT NYATA
Perasaan takut merupakan reaksi alamiah terhadap segala sesuatu yang belum kita ketahui. Seperti apakah perasaan takut itu? Anda tahu perasaan tersebut gejala – gejalanya bersifat Universal. Tangan gemetar dan lutut bergetar kemudian keringat dingin mulai keluar dari seluruh pori-pori kulit anda.Tenggorokan terasa kering sekering pasir di gurun Sahara. Hati Anda berdetak kencang dan perut Anda terasa mual hingga ke dada.
Mungkin ada seratus perasaan takut yang membuat Anda tak berdaya, atau mungkin hanya satu perasaan takut saja. Berapapun jumlahnya yang penting Anda perhatikan bahwa Anda harus Perasaan takut tidak bersifat imajiner. Perasaan takut itu sangat nyata. Perasaan – perasaan tersebut terjadi bila seseorang berpikir tentang keberadaannya di depan para hadirin. Sebagian perasaan takut ini mencakup :
Perasaan takut hanya melewati gejala-gejala fisik saja. Bila perasaan takut menguasai Anda, ia membatasi Anda untuk menerima berbagai kesempatan baru. Perasaan takut ini menyeret Anda dengan memberikan kesempatan bagi Anda untuk menilai diri sendiri sebagai orang yang tidak berguna. Kondisi ini menjadi rintangan dan menempatkan Anda pada pola pikir ketakutan yang negatif. Perasaan takut bisa menghabiskan energi Anda.
Tak berdaya karena dikuasai oleh rasa takut adalah seperti melakukan perjalanan di atas kursi goyang. Ia memberi Anda sesuatu untuk dikerjakan, sesuatu untuk dipikirkan…tetapi Anda sebenarnya tidak pergi ke mana – mana…dan rasa takut tersebut dapat menyabotase jalan Anda untuk jadi LEBIH sukses .
Mungkin tampak sulit untuk percaya bahwa Anda dapat menguasai perasaan takut Anda, tetapi keyakinan ini adalah benar adanya. Itu hanyalah soal mengikuti sejumlah teknik yang menuntut sikap berani mengambil resiko dan melakukan pembicaraan diri ( self talk ) yang positif, dan mengikuti beberapa langkah mudah untuk mengorganisir pembicaraan Anda.
Anda mungkin ragu terhadap perkataan saya, tetapi bagaimana Anda dapat tahu sampai Anda telah mencobanya? Tujuannya adalah untuk mengendalikan perasaan takut Anda, bukannya membiarkan perasaan takut menguasai Anda. Mungkin Anda tidak merasa memiliki pesan yang penting untuk disampaikan…tetapi suatu saat Anda bisa diminta untuk menularkan gagasan-gagasan Anda, menjual produk – produk Anda atau mempengaruhi para hadirin. Sebagai dasar dari keinginan Anda untuk berlatih maka kami menyatakan bahwa “ YOU ARE STRONGER THAN YOU THINK “ dan setelah Anda mengikuti tekhnik-teknik yang ada dalam e-book ini, Anda sendiri bisa heran dan siap menjadi HEBAT !
… Bersambung …