<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Public Speaking &#38; Self Development &#187; rahasia presentasi</title>
	<atom:link href="http://www.bayumurti.com/tag/rahasia-presentasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bayumurti.com</link>
	<description>Consultative Selling Skill Training</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Feb 2010 17:28:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Rahasia Presentasi 4</title>
		<link>http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-4.html</link>
		<comments>http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 21:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bayu Murti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Access Providers]]></category>
		<category><![CDATA[Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Business and Economy]]></category>
		<category><![CDATA[cara presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Computers and Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kursus presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Science and Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Social Sciences]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bayumurti.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Public Speaking &#38; Business Presentation 
Jika Anda pernah diminta untuk menyampaikan ceramah dan waktu Anda hanya beberapa menit saja untuk mengumpulkan pikiran – pikiran Anda, jawablah kelima pertanyaan ini     :

WAKTU                      [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Public Speaking &amp; Business Presentation </strong></p>
<p>Jika Anda pernah diminta untuk menyampaikan ceramah dan waktu Anda hanya beberapa menit saja untuk mengumpulkan pikiran – pikiran Anda, jawablah kelima pertanyaan ini     :</p>
<ul>
<li>WAKTU                                         :	Berapa banyak waktu yang diberikan kepada saya untuk berbicara?</li>
<li>TOPIK UTAMA	                :	Apa topik utama yang ingin saya sampaikan?</li>
<li>CERITA / ILUSTRASI	                :	Adakah cerita atau ilustrasi yang dapat saya kaitkan dengannya?</li>
<li>PEMBUKAAN YANG KUAT     :  Adakah pernyataan atau pertanyaan yang kuat yang dapat saya gunakan Untuk membukanya?</li>
<li>KESIMPULAN	               :	Dapatkah saya menyimpulkan dengan kembali pada pembukaan dengan pernyataan, pertanyaan, manfaat atau daya tariknya?</li>
</ul>
<p><strong>FOKUS PADA TUJUAN PEMBICARAAN DAN PRESENTASI</strong></p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-96" title="presentation" src="http://www.bayumurti.com/wp-content/uploads/2009/11/presentation-300x206.jpg" alt="presentation" width="300" height="206" />Urutan pertama yang harus Anda lakukan adalah terfokus pada upaya untuk mengenali para hadirin sehingga Anda dapat memahami kebutuhan – kebutuhan mereka dan informasi yang ingin mereka cari. Bagaimana Anda melakukannya? Pertama, hubungi orang yang meminta Anda untuk berbicara. Ajukan pertanyaan sebanyak mungkin tentang kelompok yang menjadi target Anda. Informasi dan hasil-hasil apa yang mereka cari dalam presentasi Anda?</p>
<p>Kemudian carilah bahan – bahan pendukung tentang para hadirin. Beberapa sumber yang baik adalah surat berkala, brosur, laporan tahunan, surat kabar bisnis dan internet. Berikan waktu untuk menemui secara random dan dapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan topik .Ini merupakan persiapan yang paling baik untuk membuat para hadirin dan Anda terlibat bahkan sebelum presentasi Anda di mulai.</p>
<p>Meskipun kami mendorong Anda untuk berbicara kapan saja memungkinkan, jika Anda diminta untuk berbicara tentang suatu topik yang tidak Anda ketahui dengan baik, kami menyarankan agar Anda menolak tawaran tersebut, sampai Anda mengetahui bahan program Anda secara menyeluruh.</p>
<p><strong>CEK LIST PARA HADIRIN: </strong></p>
<ul>
<li> Apa yang Anda ingin diketahui, dirasakan, dan dilakukan oleh para hadirin?</li>
<li>Apakah pesan Anda sesuai dengan harapan para hadirin?Apakah dalam pesan Anda terkandung nilai atau manfaat tertentu?</li>
<li>Apakah pesan Anda dapat diterapkan pada industri mereka? Hidup pribadi mereka?</li>
<li>Seberapa besar pengetahuan para hadirin tentang topik yang sedang disajikan?</li>
<li>Berapa banyak orang yang akan hadir dalam sesi Anda? Demografik apa yang dapat menggambarkan para hadirin? Apakah mereka mengejar pekerjaan-pekerjaan yang umum?</li>
<li>Apakah mereka bekerja pada tingkat manajemen yang berbeda-beda?</li>
<li>Tantangan-tantangan baru apa yang dihadapi oleh industri atau asosiasi mereka? (Contoh-contoh permintaan)</li>
<li>Siapa nama-nama dan sumber-sumber yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut?</li>
<li>Siapa contact person-nya?</li>
<li>Bagaimana sikap para hadirin terhadap topik Anda? (tertarik, tidak tertarik, memusuhi, mengantisipasi) Apakah para hadirin diminta untuk menghadiri sesi Anda, atau apakah kehadiran itu sebagai pilihan?</li>
<li>Adakah masalah-masalah atau topik-topik sensitif yang harus dihindari?</li>
</ul>
<p><strong>MENYUSUN MATERI SECARA SISTEMATIS</strong></p>
<p>Ada tiga unsur utama yang digunakan untuk mengatur dan menyajikan ceramah Anda &#8211; PEMBUKAAN (juga disebut penarik perhatian), TUBUH (pokok-pokok bahasan), dan PENUTUP (rangkuman pokok-pokok bahasan).</p>
<p><strong>Bagian Pembukaan – Tarik Perhatian Mereka</strong></p>
<p>Bagian permulaan presentasi Anda merupakan tempat untuk menarik perhatian hadirin. Bagian ini ibarat makanan penyedap sebelum masuk ke makanan inti. Bagian pembukaan ceramah Anda berisi sambutan terhadap hadirin dan mengingatkan mereka bahwa pokok-pokok penting akan segera datang. Bagian pembukaan penting sekali karena pada bagian permulaan ceramah Anda inilah para hadirin memutuskan apakah mereka ingin mendengarkan atau membiarkan perhatian mereka terbawa arus entah ke mana.</p>
<p>Bagian permulaan adalah titik di mana Anda akan bisa membangkitkan perhatian para hadirin atau justru mematikannya. Menit pertama presentasi Anda akan meyakinkan para pendengar Anda bahwa menit-menit selanjutnya akan memiliki arti penting bagi waktu dan perhatian mereka. Oleh karena itu, Anda ingin segera membangun jembatan tersebut dengan para hadirin Anda.</p>
<p>Ketika Anda mulai bicara, menyampaikan terima kasih secara singkat kepada orang yang memperkenalkan Anda merupakan perilaku yang baik. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menarik perhatian para hadirin. Anda dapat mengagetkan, menyentak, dan membangunkan mereka tepat pads saat permulaan. Berikut beberapa bagian permulaan yang sangat baik:</p>
<ul>
<li> Pertanyaan yang bersifat menyelidik</li>
<li>Pernyataan yang kuat</li>
<li>Acuan pads tanggal ini dalam sejarah</li>
<li>Cerita pribadi</li>
<li>Berita atau cerita apa pun yang hangat saat ini dan relevan dengan pesan Anda</li>
<li>Catatan yang berhubungan dengan topik Anda.</li>
</ul>
<p>Pembukaan harus mengarahkan para hadirin langsung pada inti pokok presentasi Anda dengan cara yang kreatif dan membangkitkan minat. Penghubung antara pernyataan pembukaan dengan bagian inti ceramah Anda dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada para hadirin kemana Anda akan membawa mereka selanjutnya. Selama harapan mereka. Buatlah perjalanan (presentasi) tersebut sebagai sebuah petualangan.</p>
<p><strong>Tubuh &#8211; Tujuan Utama  : (isi) materi &amp; presentasi Anda</strong></p>
<p>Bagian ceramah ini harus mencakup sembilan puluh persen presentasi Anda. Menu Menuliskan tubuh ceramah Anda dapat dilakukan secara langsung. Pertama Anda perlu menyusun hal-hal penting yang ingin Anda kupas dalam presentasi Anda.</p>
<p>Setelah menentukan soal-soal penting yang ingin Anda, bahas, tambahkan cerita atau ilustrasi untuk underscore masing4 masing soal penting. Struktur tubuh (isi) ceramah Anda akan&#8217; mengikuti rumusan ini. Jelaskan, kemudian berilah contoh, ceritakan sebuah cerita atau tunjukkan ilustrasi.</p>
<p>Anda tidak dapat hanya melemparkan soal-soal penting, satu per satu, kepada para hadirin. Masing-masing soal penting harus memiliki transisi untuk membantu hadirin menjembatani dari satu soal penting ke soal penting selanjutnya. Jika tidak, soil-soal penting Anda tidak akan ada kaitannya dan para hadirin akan bingung.</p>
<p>Inilah contoh transisi : &#8220;kita telah membahas (soal 1) dan pembahasan itu mengantarkan kits pada &#8221; atau &#8220;sekarang kita akan mengikuti soal itu dengan (soal 2).&#8221; Transisi sangat penting, bagi kelancaran presentasi.Transisi membantu para hadirin untuk mengikuti jalannya program Anda. Transisi bahkan membantu lebih banyak jika soal-soal penting Anda disajikan  dalam urutan yang logis. Misalnya, soal-soal penting Anda bisa disajikan secara kronologis, sebagai berikut: &#8220;Enam puluh lima tahun yang lalu&#8230;.&#8221; (masa lalu), diikuti dengan, &#8220;Sekarang kita terlibat dalam perang yang sengit&#8230;&#8221; (masa sekarang), diakhiri dengan, &#8220;&#8230;bahwa bangsa ini, di bawah lindungan Tuhan, akan melahirkan kebebasan baru   (masa yang akan datang).</p>
<p>Anda dapat menyusun soal-soal penting Anda dengan menekankan hubungan geografisnya, atau urutan logisnya, sebagai daftar persoalan dengan solusinya, atau bahkan tantangan-tantangan dan tindakan-tindakan yang harus diambil. Urutan apa pun bisa diterima, sepanjang membantu para hadirin untuk mengikuti jalannya program Anda. Anda harus menjawab keempat pertanyaan ini. Inilah yang dipikirkan oleh para hadirin :</p>
<ul>
<li> Apa hal penting yang akan Anda bicarakan?</li>
<li>Mengapa?</li>
<li>Siapa yang peduli?</li>
<li>Sekarang bagaimana?</li>
</ul>
<p>Humor bisa menina-bobokkan para hadirin dan membantu membangun hubungan langsung dengan mereka. Humor memungkinkan para hadirin merasa seperti mereka berada di sana untuk menikmati diri sendiri. Ketika para hadirin menikmati pidato, mereka lebih mudah untuk mengingatnya, belajar darinya, dan termotivasi olehnya. Humor dapat digunakan secara efektif, meskipun topik Anda serius atau bersifat teknis. Humor dapat membuat para hadirin santai ketika ketegangan terbangun atau ketika pembicaraan yang bersifat teknis terasa berat atau menjemukan. Ingat bahwa humor harus selalu berhubungan dengan isi ceramah Anda.</p>
<p>Cerita-cerita yang bersifat mencela diri sendiri tentang kesalahan-kesalahan yang telah saya buat seringkali disambut gelak tawa para hadirin. Humor yang sedikit mencela diri sendiri memungkinkan para hadirin melihat Anda sebagai salah satu dari mereka bukannya sebagai seseorang yang sempurna yang tidak mungkin dapat berhubungan dengan mereka atau persoalan-persoalan yang mereka hadapi.</p>
<p>Humor Anda hares otentik. Saya menganjurkan agar Anda menyimpan jurnal cerita-cerita Anda sendiri dan kejadian-kejadian lucu yang dapat Anda jadikan rujukan di masa yang akan datang. Personalisasikan cerita-cerita tersebut dan adaptasikan dengan peristiwa tersebut.</p>
<p>Cerita merupakan cara sangat baik untuk menyampaikan humor kepada para hadirin. Cerita harus memiliki irama dan harus mengalir. Cerita harus singkat dan tidak terlalu berat. Cerita membangun ketegangan, dan kemudian melepaskan ketegangan. Tetapi ingat, cerita Anda, seperti semua perkataan humor Anda, harus memiliki relevansi dan berhubungan erat dengan pesan Anda. Cerita-cerita yang benar dapat mendorong para hadirin untuk bertindak. Anda dapat menyentuh hati mereka. Cerita-cerita yang terbaik adalah cerita Anda sendiri dan itu memberikan kesempatan kepada para hadirin untuk mengenal siapa Anda.</p>
<p>Apa pun bentuknya, humor harus memiliki bagian pokok yang jelas. Dan pastikan memberikan kesempatan untuk tertawa. Cerita, gambar kata, dan penyingkapan diri semuanya dapat mengantarkan berbagai hal penting. Semuanya dapat membuat para hadirin merasa mesra dengan Anda dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berhubungan dengan Anda sebagai manusia yang lain.</p>
<p>Satu  hal penting yang terakhir &#8211; setiap humor yang diberikan dari podium harus sesuai dan bagaimanapun juga tidal boleh bersifat menyerang para hadirin dan bersih dari unsur SARAP : Suku-Agama-Ras-Antar Golongan-Politik-Pornografi. Jika lelucon Anda terlalu panjang, para hadirin akan kehilangan minat. Akhirnya, lelucon harus merupakan cerita lucu yang belumpernah mereka dengar sebelumnya.</p>
<p>Anda harus benar-benar waspada jika Anda memilih untuk membidik seseorang di antara para hadirin dengan humor. Saya telah melihat saat – saat ketika humor digunakan seperti ini, dan itu penuh dengan kelucuan. Tetapi saya juga pernah melihat humor menimbulkan dampak yang berbahaya, menyebabkan kemarahan dan penghinaan. Satu perkataan yang sambrono dapat membuat seluruh hadirin berubah memusuhi Anda.</p>
<p>Pastikan untuk mengulas materi Anda ! Begitu Anda telah menulis tubuh (bagian inti) pidato Anda, periksa apa yang telah Anda buat. Apakah gagasan-gagasan Anda mengalir dengan mudah dari satu hal penting ke hal penting lainnya? Apakah cerita – cerita dan ilustrasi-ilustrasi tersebut memiliki hubungan yang tepat dengan hal-hal penting tersebut? Begitu Anda telah menuliskan bagian intinya, tibalah saatnya untuk mulai menulis bagian penutup. Bukan bagian pembuka, karena akan ditulis setelah bagian penutup.</p>
<p><strong>Bagian Penutup &#8211; Bagian Akhir &#8211; Bagian Kesimpulan</strong></p>
<p>Pernahkah Anda mendengar seorang pembicara mengakhiri ceramah&#8230;dan para hadirin tidak tahu bahwa ceramahnya telah berakhir? Pembicara hanya berdiri di sans, mengantisipasi applause, dan akhirnya para hadirin tepuk tangan. Itulah cara yang baik untuk kehilangan power atau bagian inti yang mungkin telah dialami oleh ceramah.</p>
<p>Bagian penutup Anda merupakan hal terakhir yang akan didengar oleh para hadirin dan sangat mungkin merupakan hal yang paling mudah untuk mereka ingat. Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang sangat penting semacam ini untuk membuat kesan baik yang berlangsung lama pada para hadirin.</p>
<p>Tutuplah pidato Anda dengan kesimpulan yang meyakinkan. Ikat semua hal penting Anda bersama, rangkumlah apa yang telah Anda ucapkan, buatlah daya tarik, panggilan untuk bertindak, atau tantangan. Ingat bahwa Anda harus bersikap menghibur dan positif. Buat perkataan penutup terdengar seperti kalimat penutup yang pasti.</p>
<p>Jika Anda mengakhiri pembicaraan atau presentasi Anda dengan kesimpulan atau solusi, pastikan bahwa Anda telah membatasi masalah atau persoalan tersebut dengan tepat. Jika Anda mengakhiri ceramah Anda dengan panggilan untuk bertindak, para hadirin harus yakin bahwa ada suatu kebutuhan atau alasan untuk merespons.</p>
<p>Dan ingat – jangan sekali-kali, jangan pernah memasukkan gagasan baru ke dalam bagian penutup. Struktur kesimpulan penutup yang baik adalah seperti anak tangga lingkar – ia membawa Anda kembali ke bagian permulaan, tetapi pada tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>Gunakan kesimpulan Anda agar para hadirin mengajukan pesanan, rangkumlah point-point utama Anda, dan tinggalkan para hadirin terpesona. Jika Anda menyediakan segmen tanya – jawab setelah pembicaraan atau presentasi, persiapkan bagian penutup kedua sehingga para hadirin tahu bahwa “sesungguhnya acara benar-benar telah berakhir. Mengakhiri presentasi menurut jadwal yang ditentukan merupakan perilaku yang baik menurut hadirin, dihargai oleh ketua panitia, dan dianggap sebagai standar profesional.</p>
<p>&#8230; bersambung &#8230;</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4> <a href="http://www.bayumurti.com/search/kalimat+penutup+presentasi" title="kalimat penutup presentasi">kalimat penutup presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/contoh+kata+penutup+yang+baik" title="contoh kata penutup yang baik">contoh kata penutup yang baik</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/contoh+kalimat+penutup+presentasi" title="contoh kalimat penutup presentasi">contoh kalimat penutup presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/contoh+kata+penutup+presentasi" title="contoh kata penutup presentasi">contoh kata penutup presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/rahasia+presentasi" title="rahasia presentasi">rahasia presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/kata+penutup+presentasi" title="kata penutup presentasi">kata penutup presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/mengakhiri+presentasi" title="mengakhiri presentasi">mengakhiri presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/contoh+kalimat+penutup+pidato" title="contoh kalimat penutup pidato">contoh kalimat penutup pidato</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/menyusun+kalimat+untuk+presentasi" title="menyusun kalimat untuk presentasi">menyusun kalimat untuk presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/contoh+pokok+bahasan+yang+digunakan+dalam+presentasi" title="contoh pokok bahasan yang digunakan dalam presentasi">contoh pokok bahasan yang digunakan dalam presentasi</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.964 ms -->
	Tags: <a href="http://www.bayumurti.com/tag/access-providers" title="Access Providers" rel="tag">Access Providers</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/anda" title="Anda" rel="tag">Anda</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/asia" title="Asia" rel="tag">Asia</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/business-and-economy" title="Business and Economy" rel="tag">Business and Economy</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/cara-presentasi" title="cara presentasi" rel="tag">cara presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/computers-and-internet" title="Computers and Internet" rel="tag">Computers and Internet</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/indonesia" title="Indonesia" rel="tag">Indonesia</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/kursus-presentasi" title="kursus presentasi" rel="tag">kursus presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/pelatihan-presentasi" title="pelatihan presentasi" rel="tag">pelatihan presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/rahasia-presentasi" title="rahasia presentasi" rel="tag">rahasia presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/science-and-environment" title="Science and Environment" rel="tag">Science and Environment</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/social-sciences" title="Social Sciences" rel="tag">Social Sciences</a><br />

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/powerfull-presentation-technique.html" title="With Krish Dhanam (Global Ambassador Zig Ziglar Worldwide) (28/12/2009)">With Krish Dhanam (Global Ambassador Zig Ziglar Worldwide)</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-5.html" title="Rahasia Presentasi 5 (26/11/2009)">Rahasia Presentasi 5</a> (0)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-3.html" title="Rahasia Presentasi 3 (26/11/2009)">Rahasia Presentasi 3</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-2.html" title="Rahasia Presentasi 2 (18/11/2009)">Rahasia Presentasi 2</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-1.html" title="Rahasia Presentasi 1 (16/11/2009)">Rahasia Presentasi 1</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Presentasi 1</title>
		<link>http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-1.html</link>
		<comments>http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 19:24:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bayu Murti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Access Providers]]></category>
		<category><![CDATA[artikel presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Business and Economy]]></category>
		<category><![CDATA[cara presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Computers and Internet]]></category>
		<category><![CDATA[contoh presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Small business]]></category>
		<category><![CDATA[Universal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bayumurti.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Public Speaking &#38; Business Presentation 
Pada saat presentasi seringkali dihinggapi dengan hilangnya rasa kepercayaan diri dan salah satu penyebabnya adalah TAKUT . Takut ditolak oleh audiens, takut blank, dan takut tidak dapat menjawab pertanyaan audiens. Kabar Baik yang kami sampaikan adalah bahwa  rasa takut, grogi, tidaklah sepenuhnya negative, hal-hal tersebutlah yang justru  bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Public Speaking &amp; Business Presentation </strong></p>
<p>Pada saat presentasi seringkali dihinggapi dengan hilangnya rasa kepercayaan diri dan salah satu penyebabnya adalah TAKUT . Takut ditolak oleh audiens, takut blank, dan takut tidak dapat menjawab pertanyaan audiens. Kabar Baik yang kami sampaikan adalah bahwa  rasa takut, grogi, tidaklah sepenuhnya negative, hal-hal tersebutlah yang justru  bisa menjadi pemicu untuk menjadi lebih baik. Dan Anda pasti telah memperhatikan dan memaklumi bahwa seseorang yang mampu berbicara dengan baik di hadapan public maka kesuksesan akan lebih terbuka baginya , pengaruhnya dalam berbicara akan membawanya ke tempat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki keahlian khsus untuk menyampaikan pemikirannya, ide-idenya, opininya, melalui berbicara dan presentasi, walaupun orang tersebut sangat ahli dalam bidang kerjanya . Oleh karena itulah maka kami sajikan artikel yang dapat membantu Anda menjadi termotivasi untuk berbicara dalam kesempatan apapun dengan tehnik yang tepat.</p>
<p>Selamat membaca dan Salam Sukses,</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-20" title="signature" src="http://www.bayumurti.com/wp-content/uploads/2009/11/signature.jpg" alt="signature" width="121" height="60" /></p>
<p><strong>TAKUT TERASA SANGAT NYATA</strong></p>
<p>Perasaan takut merupakan reaksi alamiah terhadap segala sesuatu yang belum kita ketahui. Seperti apakah perasaan takut itu? Anda tahu perasaan tersebut gejala – gejalanya bersifat Universal. Tangan gemetar dan lutut bergetar kemudian keringat dingin mulai keluar dari seluruh pori-pori kulit anda.Tenggorokan terasa kering sekering pasir di gurun Sahara. Hati Anda berdetak kencang dan perut Anda terasa mual hingga ke dada.</p>
<p>Mungkin ada seratus perasaan takut yang membuat Anda tak berdaya, atau mungkin hanya satu perasaan takut saja. Berapapun jumlahnya yang penting Anda perhatikan bahwa Anda harus Perasaan takut tidak bersifat imajiner. Perasaan takut itu sangat nyata. Perasaan – perasaan tersebut terjadi bila seseorang berpikir tentang keberadaannya di depan para hadirin. Sebagian perasaan takut ini mencakup :</p>
<ul>
<li>Kelihatan bodoh.</li>
<li>Berpandangan kosong.</li>
<li>Kegagalan perlengkapan – pada saat yang paling buruk.</li>
<li>Para hadirin lebih tahu daripada saya.</li>
<li>Mereka akan mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang tidak dapat saya jawab.</li>
<li>Tangan dapat saya gemetaran.</li>
<li>Suara saya pecah, atau suara saya tidak bisa keluar.</li>
<li>Saya benci menjadi pusat perhatian.</li>
<li>Saya mempersiapkan materi yang salah.</li>
<li>Para hadirin bosan dan mereka tidak menyukai saya.</li>
<li>Saya terlihat gemuk, kurus, tua, atau terlalu muda.</li>
<li>Saya akan beku.</li>
</ul>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-85" title="presentation2" src="http://www.bayumurti.com/wp-content/uploads/2009/11/presentation2-300x225.jpg" alt="presentation2" width="300" height="225" />Perasaan takut hanya melewati gejala-gejala fisik saja. Bila perasaan takut menguasai Anda, ia membatasi Anda untuk menerima berbagai kesempatan baru. Perasaan takut ini menyeret Anda dengan memberikan kesempatan bagi Anda untuk menilai diri sendiri sebagai orang yang tidak berguna. Kondisi ini menjadi rintangan dan menempatkan Anda pada pola pikir ketakutan yang negatif. Perasaan takut bisa menghabiskan energi Anda.</p>
<p>Tak berdaya karena dikuasai oleh rasa takut adalah seperti melakukan perjalanan di atas kursi goyang. Ia memberi Anda sesuatu untuk dikerjakan, sesuatu untuk dipikirkan&#8230;tetapi Anda sebenarnya tidak pergi ke mana &#8211; mana&#8230;dan rasa takut tersebut dapat menyabotase jalan Anda untuk jadi LEBIH sukses .</p>
<p>Mungkin tampak sulit untuk percaya bahwa Anda dapat menguasai perasaan takut Anda, tetapi keyakinan ini adalah benar adanya. Itu hanyalah soal mengikuti sejumlah teknik yang menuntut sikap berani mengambil resiko dan melakukan pembicaraan diri ( self talk ) yang positif, dan mengikuti beberapa langkah mudah untuk mengorganisir pembicaraan Anda.</p>
<p>Anda mungkin ragu terhadap perkataan saya, tetapi bagaimana Anda dapat tahu sampai Anda telah mencobanya? Tujuannya adalah untuk mengendalikan perasaan takut Anda, bukannya membiarkan perasaan takut menguasai Anda. Mungkin Anda tidak merasa memiliki pesan yang penting untuk disampaikan&#8230;tetapi suatu saat Anda bisa diminta untuk menularkan gagasan-gagasan Anda, menjual produk &#8211; produk Anda atau mempengaruhi para hadirin. Sebagai dasar dari keinginan Anda untuk berlatih maka kami menyatakan bahwa “ YOU ARE STRONGER THAN YOU THINK “  dan setelah Anda mengikuti tekhnik-teknik yang ada dalam e-book ini, Anda sendiri bisa heran dan siap menjadi HEBAT !</p>
<p>&#8230; Bersambung &#8230;</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4> <a href="http://www.bayumurti.com/search/cara+berbicara+saat+presentasi" title="cara berbicara saat presentasi">cara berbicara saat presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/cara+menguasai+audiens+dalam+presentasi" title="CARA MENGUASAI AUDIENS DALAM PRESENTASI">CARA MENGUASAI AUDIENS DALAM PRESENTASI</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/cara+presentasi+yang+hebat" title="CARA PRESENTASI YANG HEBAT">CARA PRESENTASI YANG HEBAT</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/search/menguasai+perasaan" title="Menguasai perasaan">Menguasai perasaan</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.251 ms -->
	Tags: <a href="http://www.bayumurti.com/tag/access-providers" title="Access Providers" rel="tag">Access Providers</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/artikel-presentasi" title="artikel presentasi" rel="tag">artikel presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/asia" title="Asia" rel="tag">Asia</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/business" title="Business" rel="tag">Business</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/business-and-economy" title="Business and Economy" rel="tag">Business and Economy</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/cara-presentasi" title="cara presentasi" rel="tag">cara presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/computers-and-internet" title="Computers and Internet" rel="tag">Computers and Internet</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/contoh-presentasi" title="contoh presentasi" rel="tag">contoh presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/indonesia" title="Indonesia" rel="tag">Indonesia</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/rahasia-presentasi" title="rahasia presentasi" rel="tag">rahasia presentasi</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/small-business" title="Small business" rel="tag">Small business</a>, <a href="http://www.bayumurti.com/tag/universal" title="Universal" rel="tag">Universal</a><br />

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/powerfull-presentation-technique.html" title="With Krish Dhanam (Global Ambassador Zig Ziglar Worldwide) (28/12/2009)">With Krish Dhanam (Global Ambassador Zig Ziglar Worldwide)</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-5.html" title="Rahasia Presentasi 5 (26/11/2009)">Rahasia Presentasi 5</a> (0)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-4.html" title="Rahasia Presentasi 4 (26/11/2009)">Rahasia Presentasi 4</a> (0)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-3.html" title="Rahasia Presentasi 3 (26/11/2009)">Rahasia Presentasi 3</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-2.html" title="Rahasia Presentasi 2 (18/11/2009)">Rahasia Presentasi 2</a> (2)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bayumurti.com/rahasia-presentasi-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
